Persimpangan

Akhir-akhir ini, saya sering flashback ke beberapa tahun yang lalu. Seakan-akan membuat skenario “What if” sesuai jalan cerita saya.

Ada beberapa hal yang tidak saya sesali dan ada beberapa hal yang saya sesali. Namun, masa lalu itu sudah berjalan sangat jauh. Bahkan satu detik yang lalu pun lebih jauh. Sedangkan 100 tahun yang akan datang jauh lebih dekat. Crazy right?

Mungkin, ini adalah pelajaran yang sangat membekas. Saya hanya tersenyum di sebuah persimpangan waktu. Sebuah persimpangan realita dan skenario What If. Sesekali ingin memberontak kembali ke sebuah lorong waktu untuk kembali memberbaiki yang bisa saya perbaiki. Atau sebuah skenario yang sebenarnya saya inginkan.

Keinginan tersebut semakin kuat, ketika saya melihat beberapa foto yang sempat saya ambil. Tersenyum, kemudian tatapan menyesal mulai terhempas di sorot mata. Hanya hembusan nafas yang bisa menenangkan.

Serasa tidak bersyukur telah diberi kesempatan dan masih disayang YME.

Photo by Dumitru Filip on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s