Event Horizon

Mungkin sekitar 2 tahun yang lalu. Siang itu, saya mampir ke rumah Kakek. Kami biasa memanggil beliau Mbah Kung. Mungkin aku sedikit lupa, seingatku alm. Mbah Kung lahir pada tahun 1927.

Kemudian adik saya membuka pintu, kami melihat Mbah Kung sedang menulis di sebuah sobekan kertas.

Sebuah deretan angka tahun. Yang mungkin akan membuat kalian sedikit tertawa (ya saya sedikit tertawa saat itu), tapi kemudian “Uhm…. this is sad….”

Berikut percakapan yang bahasanya saya sederhanakan.

“Ngapain mbah?” Celetuk saya.

“Ngitung umur Mbah berapa.”

“Lha Mbah Kung lahir tahun berapa?”

“1927.”

“Lho, kan tinggal dikurangi saja Mbah. 2017 dikurangi 1927. Daripada menulis 1928 sampai 2017”

“Oh iya ya.” Kemudian Beliau tersenyum dengan giginya yang sudah tidak ada.

“Kalau begitu umur Mbah berapa?” lanjutnya.

“Wih, Mbah Kung sudah umur 90.”

“Kalau tanggal dan bulannya berapa Mbah?”

“Waduh Mbah ya lupa. Orang jaman dulu lahir ya lahir saja. Gak diingat-ingat. Apalagi dirayakan.”


Singkat cerita beliau menceritakan hal-hal di masa lalunya dan kemudian kami berdua akan pamit pulang, Beliau sempat mengucapkan sebuah kalimat.

“Ini sekarang pintu rumahnya sudah tidak pernah Mbah kunci. Biar tetangga gampang nengokin Mbah. Seandainya Mbah tiba-tiba tidak keluar ke Musholla atau Masjid karena sakit. Atau seandainya nanti Mbah tidak ada.”

Saya cuma diam. Beliau yang dulunya tangguh mengayuh sepeda demi mengantar saya ke TK. Sekarang Mbah Kung “sangat memahami” siapa Beliau.

Memang waktu itu Almh. Ibu saya lebih dulu meninggal. Jadi saya sangat memahami situasi sebagai sebuah titik manusia ketika pada titik tersebut.

Mungkin saya belum sempat berterima kasih. Kini, ketika saya ke makam, harus menemui tiga makam. Mungkin itu saja yang bisa saya lakukan mulai dari Mbah Uti, Ibu, dan Mbah Kung.

Jangan tanya saya kenapa Beliau hidup sendirian di akhir hidup. Saya tidak mampu menjawab.

Photo by Shandell Venegas on Unsplash

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s