2018 And All His Friends

Tahun 2018, tahun teraneh dan membingungkan. Bagi saya sendiri, pastinya.

Sebagian, ada yang disesali. Sebagian ada yang membuat kelelahan. Dan tidak sedikit membuat jalan pikiran saya sedikit terbuka dengan hal yang saya hindari.

2019. Tahun ini mungkin akan menjadi seperti tahun-tahun seperti biasa. Rasanya baru kemarin saya melihat ledakan kembang api di tengah malam. Tiba-tiba saja sudah hinggap di minggu ketiga tahun 2019.

Mungkin, saya hanya akan melanjutkan yang telah saya mulai. Saya melakukan banyak di tahun 2018. Tetapi, mengenai lagu, ada hal yang aneh. Pada tahun 2018 saya memiliki “kejijikan” dengan lagu-lagu populer.

Membosankan.

Ketika saya mengeksplorasi chart Global Top 50 di Spotify, telinga saya seperti bergumam “Ewww….” lagu-lagu yang diproduksi tampak dari sample dan loop yang sama. Apa music producer-nya sama? Tidak ada yang memorable sama sekali. Sekali viral. Boom! Hilang.

Itulah kenapa yang dulunya saya selalu penasaran dengan lagu populer dari luar mulai redup. Meskipun memang saya memiliki keyakinan sejak lama, bahwa komposisi telinga saya mendengarkan lagu populer tidak begitu dominan. Saya lebih suka mendengarkan lagu-lagu yang saya eksplorasi sendiri.

Mungkin teman saya tidak akan pernah tahu ini lagu apa, itu lagunya siapa, dan ini liriknya apa ketika lewat pintu kamar saya. Dan mulai 2018 juga saya memaksimalkan Spotify sebagai powerhouse yang dikonsumsi telinga saya.

Mulai 2018 juga saya tidak pernah men-download album-album bajakan. Biasanya saya bisa mengunduh belasan hingga puluhan album perbulan. Thanks to Spotify, mengurangi kejahatan saya membajak lagu. Spotify dengan layanan Family Plan sebagai penebus dosa digital saya. Meskipun saya sendiri belum berkeluarga. Heheh.


Don’t let me show cruelty
Though I may make mistakes

-Hundred Waters – Show Me Love (Skrillex Remix) ft. Chance The Rapper, Moses Sumney, Robin Hannibal

Tahun 2018 juga menjadi pembelajaran tersendiri. Saya tidak akan berbicara banyak tentang hal tersebut. Mungkin sebelum saya menaruh mic (Huh?), jangan biarkan emosi menguasai. Kontrol dirimu. Sekuat mungkin. You can do better than that….”

(Color Graded)
Iklan

3 pemikiran pada “2018 And All His Friends

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s