Gadget dengan Spare Part yang Mudah Dicari?

Mengenai spare part ASUS bisa dibaca pada artikel pada link berikut. Ketersediaan Spare Part ASUS.

Mungkin ada ratusan pertanyaan yang datang setiap harinya kurang lebih menanyakan hal yang sama di dalam panel “Search Term” blog saya. Intinya HP merk apa, atau mungkin tipe apa yang mudah dicari spare part-nya?

Sebenarnya hal ini termasuk common sense, tidak perlu dipikir berlebihan. Karena hampir semua hal (terutama barang) memiliki kasus yang sama. Mungkin jika kalian mengingat mata pelajaran Ekonomi waktu SMP. Terdapat kalimat yang kurang lebih seperti “Semakin tinggi permintaan barang, dan semakin tipis persediaan barang di pasar, maka semakin tinggi harga barang tersebut.”

Mungkin kalimatnya kurang tepat atau bahkan salah mohon dikoreksi. Haha, karena ingatan ucapan dari Bu Wilis guru Ekonomi saya waktu SMP terdengar samar-samar di kepala. Intinya ada di dalam kalimat “Semakin tinggi permintaan barang, dan semakin tipis persediaan barang di pasar.”

Penggalan kalimat tersebut bisa diaplikasikan kepada topik sekarang.

Jika ditelaah, merk yang mudah dicari spare part-nya adalah merk yang terkenal dan tipe yang populer.

Lebih lanjut lagi, sebagai contoh, jika saya sebagai produsen spare part lebih menguntungkan mana menjual spare part produk yang laris di pasaran atau yang jarang atau bahkan tidak laku di pasaran?

Tentu saya akan menjawab, saya akan menjual spare part dari produk yang paling laku di pasar. Karena itu jauh lebih menguntungkan.

Nah dari sudut pandang produsen bisa dilanjutkan ke kondisi pasar. Contoh lagi, menurut liputan6.com per tanggal 24 Mei 2016 saat berita itu dirilis (memakai data dari Gartner, a Research Company). Penguasa penjualan gadget untuk pasar global nomor satu ditempati Samsung, Apple, Huawei, Oppo, Xiaomi, dst.

Dan untuk pasar Indonesia tinggal menyesuaikan. Saya belum punya data akurat. Tetapi saya pantau untuk pasar Indonesia masih dikuasai pemain lama dan pemain baru seperti Samsung, ASUS, Xiaomi, dan mungkin juga Lenovo.

Jadi jika Anda bertanya, spare part apa dan siapa yang paling mudah dicari. Tinggal kita ikuti berita di pasar dan pemintaan pasar. Merk dan tipe apa yang paling laku. Maka secara otomatis produsen spare part akan mengikuti secara naluri motif ekonomi mereka.

Jawaban pertanyaan ini mungkin akan berubah-ubah sesuai keadaan. Jadi tinggal manfaatkan common sense masing-masing pribadi.

Seperti yang saya bilang sebelumnya, konsep ini bisa dipakai untuk semua hal dan produk lain. Misal ada dua kendaraan roda empat di Indonesia. Mobil pertama dari Toyota dan mobil kedua dari  TESLA.

Jika dihadapkan dengan pertanyaan yang sama. Suku cadang kendaraan mana yang paling mudah dicari di Indonesia saat ini (2016)? Tentu jawabannya adalah kendaraan dari pabrikan Toyota. Karena saat ini mobil listrik TESLA belum dijual di pasar Indonesia yang bisa diasumsikan kalau belum ada pembeli dan permintaan pasar dan seterusnya. Yang membuat produsen suku cadang dari pihak ketiga misalnya, tidak menjual suku cadang TESLA di Indonesia.

Mungkin contoh di atas terlalu dipaksakan untuk kondisi Indonesia di tahun 2016. Tetapi itu contoh paling drastis perbedaannya. Sehingga mduah dipahami.

Semoga pembaca blog ini bisa memahami bahwa pertanyaan itu bisa dijawab sendiri hanya dengan melihat kondisi pasar dan permintaan pasar (membaca berita dan informasi dengan sumber yang kredibel.)

Silahkan tinggalkan komentar jika ada pertanyaan yang mungkin bisa saya bahas di artikel lain waktu. Terima kasih.

Featured image was taken and edited by me from World Bagus Cellular. (Galaxy Tab 2)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s